Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

(Video) Tarian Viral di Gegerkalong yang Dianggap Sesat ternyata Acara Syiah

Ahmad
Terakhir diupdate: 1 Agustus 2023 15:27 3:27 pm
Ahmad
Dipublikasikan 1 Agustus 2023 15:25
Bagikan
Ilustrasi kegiatan Syiah
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah tarian viral yang menjadi perbincangan masyarakat yang diduga merupakan kegiatan aliran sesat di Gegerkalong, Kota Bandung ternyata merupakan kegiatan kelompok Syiah.

Hal ini dibernarkan langsung oleh DPD Ahlulbait Indonesia (ABI) Kota Bandung yang  membenarkan jika video viral yang dinarasikan sebagai aliran sesat merupakan aktivitas dari ABI Kota Bandung.

“Yang viral itu acara Maktam, sama anak dan pemuda gerakan. Pas akhir acara,” kata Ketua DPD ABI Kota Bandung, Rustana Adhi, sebagaimana dikutip Ayobandung.com, Senin 31 Juli 2023.

Dilansir dari akun Twitter @txtdaribandung, videodiduga aliran sesat tersebut beredar di grup WhatsApp. “Beredar di grup WhatsApp adanya aliran sesat di daerah Gegerkalong, Kota Bandung,” tulis dalam keterangan dengan unggahan foto tangkapan layar.

Beredar di grup whatsapp adanya aliran sesat di daerah Gegerkalong, Kota Bandung. pic.twitter.com/6khJ9fGJaa

— TXT dari Bandung (@txtdaribandung) July 29, 2023

Rustana mengungkapkan, ABI, sebuah organisasi milik Syiah menyelenggarakan kegiatan ritual Karbala di setiap bulan Muharram. Maktam, merupakan rangkaian dari Karbala yang berisi lantunan syair diiringi dengan sejumlah gerakan menepuk dada.

Baca Juga

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

“Ritual Karbala itu ada pengajian al Quran, ceramah hikmah Asyura, Maktam. Maktam itu syair syair duku, kemudian ziarah, dan penutup,” jelasnya.

Rekaman video ini sempat viral di media social, termasuk TikTok, Instagram dan Twitter. Beberapa warganet Indonesia yang mayoritas Sunni, merasa aneh dengan ritual seperti ini.

Kapolsek Sukasari Kompol Darmawan mengatakan, ritual keagamaan itu dilakukan kelompok kebudayaan di wilayah Gegerkalong, Kota Bandung pada Jumat (28/7/2023) malam.

Masalah muncul saat kegiatan ini digelar  dengan menggunakan masjid. Akhirnya menjadikan polisi turun tangan guna mencegah adanya hal yang tidak diinginkan.

Namun menurui ABI, kegiatan ini diselenggarakan di Gedung Husainiyah, berdempetan dengan Masjid Nurul Falah.

Sementara itu, Gunernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meminta warga untuk tidak terburu-buru dalam menyimpulkan adanya aliran sesat. Ia meminta masyarakat menunggu tanggapan MUI.

“Kalau urusan akidah harus nunggu dari Majelis Ulama Indonesia atau ulama-ulama,” kata Ridwan Kamil, Senin 31 Juli 2023. “Pemerintah seperti saya tidak bisa memutuskan sesat tidak sesat sebelum ada fatwa,”  tambahnya.

Tanggapan MUI

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat (Jabar) mengatakan bahwa belum ada kesatuan suara terkait dari MUI terkait aktivitas muslim Syiah di Indonesia. Sejauh ini, baru MUI Jawa Timur yang secara tegas mengatakan bahwa ajaran Syiah masuk dalam kategori sesat.

“Di MUI memang di Jatim tegas mengeluarkan fatwa itu sesat, kemudian MUI nasional pernah mengeluarkan buku mewaspadai kesesatan Syiah,” kata Sekretaris MUI Jabar, Rafani Achyar.

Rafani mengatakan, aktivitas muslim Syiah terus bergulir karena belum adanya payung hukum terkait dilarangnya kegiatan muslim Syiah. Namun, MUI telah secara berkala mengingat potensi adanya ajaran yang tidak sesuai agar masyarakat lebih memahami terkait ajaran Syiah.

“Jadi MUI sudah memberikan panduan ke masyarakat. Cuma secara kenegaraan memang ini eksistensi syiah masih ada, kalau tidak salah mereka punya badan hukum ormas kalau tidak salah, atas dasar itu mereka melakukan aktivitas,” pungkasnya.

Bagaimanapun Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat menyayangkan adanya aktivitas yang diduga sebagai aliran sesat di Gegerkalong, Kota Bandung tersebut. Menurutnya, aktivitas budaya maupun ritual keagamaan harus memerhatikan sensitivitas masyarakat setempat.

“Kalau sampai terjadi kegaduhan, kita menyayangkan ya,” kata Rafani Achyar.

Rafani menegaskan, aktivitas budaya maupun keagamaan tidak boleh dilakukan secara sembarangan tanpa memikirkan psikologis masyarakat setempat. Menurutnya, aktivitas budaya maupun keagamaan yang dapat menimbulkan polemik sebaiknya dihindarkan untuk menciptakan kondusivitas di masyarakat.

“Kolaborasi siapa pun boleh-boleh saja tapi harus memperhatikan sensitivitas masyarakat. Sensitivitas ini bisa menimbulkan kehebohan, itu yang harus dijaga jangan dengan dalih kegiatan agama tapi dikolaborasi dengan adat budaya yang notabene belum tentu nyambung. Itu mungkin yang jadi hal sensitif,” tegasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aliran sesatbandungGegerkalongHeadlinesyiahtarian viral
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya mui palestina politik Korban Tewas Capai 54 Orang, ISIS Klaim Pengeboman di Acara Partai Pakistan
Tulisan selanjutnya keutamaan bulan sya'ban Ramai Pembakaran Al-Quran di Swedia, Ini 3 Mualaf yang Masuk Islam karena Al-Quran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Berita
20 Juli 2026 17:00
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

20 Juli 2026 12:51
Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

20 Juli 2026 05:00
Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?