Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tokoh Kristen Menangi Pemilu Libanon

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Juni 2005 02:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Mantan tokoh garis keras Kristen Michel Aoun secara mengejutkan memenangi pemilu putaran ketiga di Libanon yang digelar Minggu (12/6). Kemenangan Aoun itu merupakan pukulan telak bagi aliansi oposisi yang memimpin kampanye pengusiran tentara Suriah.

 

Hasil penghitungan awal menunjukkan aliansi Aoun dengan mantan sekutu-sekutu Suriah menyapu bersih kursi di wilayah pemilihan yang disediakan bagi warga Kristen di Gunung Libanon dan Lembah Bekaa.

 

"Saya mengakui kemenangannya," kata pemimpin Druze Walid Jumblatt, tokoh utama oposisi anti-Suriah yang juga terpilih dengan mulus di wilayah pemilihannya di pegunungan Shouf, Beirut tenggara.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

 

"Ekstremis Kristen telah mengalahkan (ektremis) moderat," kata Jumbblat.

 

Dia menuduh Aoun melayani kepentingan-kepentingan Suriah. Sebaliknya, Aoun menuding Jumbblat sebagai orang yang berbahaya. "Dia tidak percaya pada demokrasi," kata mantan jenderal yang memimpin pemerintahan militer di hari-hari terakhir perang saudara 1975-1990 dan kemudian diasingkan oleh Suriah.

 

Hasil resmi yang diperkirakan akan keluar kemarin atau hari ini akan memberikan gambaran yang jelas mengenai bentuk parlemen mendatang. Dari 128 kursi yang tersedia, kini tinggal tersisa 28 kursi yang akan diperebutkan dalam putaran terakhir, Minggu (19/6).

 

Persaingan sengit antara Arus Patriotik Bebas pimpinan Aoun dan aliansi oposisi untuk pemilih Kristen telah memicu tingginya tingkat kehadiran pemilih di daerah-daerah pemilihan. Bahkan, di distrik yang diwakili Aoun, tingkat kehadiran mencapai 62%.

 

Media-media lokal menilai kemenangan Aoun itu sangat penting bagi warga Kristen untuk berperan dalam panggung politik Libanon yang majemuk.

 

"Aoun membawa warga Kristen ke dalam permainan politik. Kini semua pemeluk (agama) telah diwakili," tulis harian sayap kiri As-Safir mengenai komposisi komunitas Druze, Syiah, Sunni, yang semuanya muslim dan komunitas Kristen.

 

"Melihat hasil yang telah diumumkan sejauh ini, kita bisa katakan warga Kristen akhirnya memiliki pemimpin," tulisnya.

 

Namun, surat kabar anti-Suriah an-Nahar mengingatkan, "Kini Libanon punya dua pilihan, yakni rekonsiliasi atau ekstremisme." (afp/mi)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika Tak Akan Tutup Penjara Guantanamo
Tulisan selanjutnya Dalam Setahun 68.000 Rumah Warga Palestina Hancur oleh Yahudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Berita
19 Oktober 2026 12:57
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun

Terbaru

  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?