Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

ISIS/ISIL Hancurkan Patung-Patung Kota Kuno Palmyra

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Juli 2015 22:24 10:24 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Juli 2015 22:24
Bagikan
Kuil Syiah Hussainiya
Bagikan

Hidayatullah.com—Kelompok ISIS/ISIL mempublikasikan foto-foto yang menunjukkan anggotanya sedang merusak apa yang disebutnya sebagai artefak-artefak yang dijarahnya dari reruntuhan kota kuno Palmyra di Suriah, lapor BBC Kamis (2/7/2015).

Enam patung yang ditunjukkan terlihat sedang dihantam dengan palu godam sementara kerumunan orang, termasuk anak remaja, menyaksikannya.

Kelompok bersenjata itu mengatakan patung-patung tersebut dirampas dari seorang penyelundup, yang dalam foto tampak sedang dicambuk sebagai hukumannya.

Direktur kepurbakalaan Suriah Maamoun Abdelkarim mengatakan hari Kamis bahwa kelompok ISIS telah menghancurkan sebuah patung berusia 2.000 tahun berbentuk sebuah singa dari reruntuhan kota kuno Palmyra.

Abdelkarim menyebut penghancuran patung setinggi 3 meter yang dikenal dengan sebutan Singa Al-Lat itu merupakan “tindakan kriminal paling serius yang telah dilakukan ISIS atas situs warisan budaya Palmyra.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sementara itu badan urusan kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan barang-barang antik yang dicuri ISIS/ISIL dari situs-situs kuno di Iraq dan Suriah sebagian berakhir di tangan para kolektor di Inggris.

Direktur Jenderal Unesco Irena Bokova mengatakan kepada BBC bahwa penjarahan atas Palmyra dilakukan dalam skala besar dan bahwa militan ISIS/ISIL menggunakan jalur penyelundupan untuk menjual barang-barang tersebut guna membiayai ekstrimisme dan terorisme.

Namun, Bokova tidak memberikan bukti-bukti yang mendukung tuduhannya bahwa kolektor-kolektor Inggris membeli artefak-artefak semacam itu. Bahkan tuduhan itu dipertanyakan oleh seorang pakar dari dunia seni.

Sekitar 60% dari Kota Tua Aleppo di Suriah telah hancur akibat pertempuran antara pasukan pemerintah dan pendukungnya dengan pasukan kelompok-kelompok penentangnya. Sementara 20%dari 10.000 situs arkeologi Iraq saat ini berada di bawah kendali ISIS/ISIL.

Militan ISIS/ISIL menyerbu dan menduduki Palmyra akhir Mei kemarin, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan kemungkinan dihancurkannya situs yang menjadi salah satu Warisan Dunia Unesco itu, seperti yang dialami situs-situs kuno di Iraq.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Palestina, Qatar, Kuwait Kecam Serangan Militan atas Militer Mesir di Sinai
Tulisan selanjutnya Pemuda Ka’bah Ingatkan Pemerintah Jaga Ketahanan Nasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?