Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tutup Toko di Amerika, Kejayaan Toys ‘R’ Us Berakhir dengan Utang Miliaran Dolar

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Maret 2018 19:16 7:16 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Maret 2018 07:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pernah berjaya dengan menjadi tempat rujukan banyak orang untuk mencari mainan anak, Toys ‘R’ Us sekarang bersiap menutup seluruh tokonya di Amerika Serikat dan mem-PHK lebih dari 30.000 pekerja dan catatan utang miliaran dolar.

Toys ‘R’ Us hari Kamis (15/3/2018) mengumumkan akan menutup seluruh tokonya di Amerika Serikat setelah tidak dapat menemukan pembeli ataupun mencapai kesepakatan guna merestrukturisasi utang-utangnya yang mencapai miliaran dolar.

“Ini sungguh hari yang sangat menyedihkan bagi kami serta jutaan anak dan keluarga yang telah kami layani selama 70 tahun terakhir,” kata CEO Dave Brandon dalam pernyataannya seperti dilansir Deutsche Welle.

“Saya sangat kecewa dengan keadaan ini, tetapi kami tidak lagi memiliki dukungan finansial untuk melanjutkan operasi perusahaan di Amerika,” imbuhnya.

Toys ‘R’ Us mengajukan pailit, yang di AS dikenal dengan Chapter 11, pada September 2017 dan kala itu sudah dalam proses menutup seperlima tokonya guna menyelamatkan bisnis mereka.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Perusahaan itu terlilit hutang segunung akibat leveraged buyout pada tahun 2005 oleh sebuah konsorsium yang di dalamnya ada KKR Group dan Bain Capital. Perusahaan ditarik menjadi privat dengan harapan kembali ke bursa saham usai restrukturisasi.

Penutupan toko mainan berusia 70 tahun itu akan berdampak pada sekitar 30.000 pekerjanya.

Sebelumnya pada bulan Februari, Toys ‘R’ Us di Inggris sudah menyatakan diri “game over.”

Menyusul pengumuman di Amerika Serikat, Toys ‘R’ Us internasional yang beroperasi di Kanada, Asia, Eropa Tengah, termasuk Jerman, Austria dan Swiss, sedang mempertimbangkan opsi-opsi yang ada untuk menyelamatkan bisnisnya.

Pendiri Toys ‘R’ Us Charles Lazarus memulai bisnisnya pada tahun 1948 di Washington DC, di tengah semarak perekonomian pascaperang dunia. Secara global perusahaan itu mempekerjakan hampir 65.000 karyawan, menurut rilis pers bulan Februari 2018.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Eks Pejabat Bank Dunia dan PBB Gabung Komisi Penyelidik Skandal Seks Oxfam
Tulisan selanjutnya Eks Manager Siemens Akui Terlibat Suap Proyek Pembuatan KTP di Argentina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?