Hidayatullah.com—Sebuah kota di Belanda memasang 316 halte bus “ramah lingkungan” lengkap dengan atap terbuat dari susunan tanaman sukulen, sebuah bangku panjang dari bambu dan menggunakan penerangan lampu LED.
Utrecht, kota dengan penduduk lebih dari 1,2 juta jiwa, memasang atap tanaman untuk “memastikan keragaman hayati” terwujud di kota itu, yang baik juga untuk kehidupan serangga dan lebah.
Pemerintah kota pertama kali mulai memasang “atap hijau” di halte bus pada bulan April. Mereka mengatakan atap-atap tersebut akan menangkap debu lembut dan menimbulkan efek mendinginkan.
“Misi kami adalah menjadi kota tersehat di Eropa. Jumlah penghuni kota dan kawasan ini tumbuh dengan pesat,” kata sorang jubir pemerintah kota kepada Euronews Jumat (12/7/2019).
Sembilan puluh enam dari halte bus itu juga memiliki panel surya.
Kota itu saat ini sedang mendorong warga agar mendukung kebijakan-kebijakan ramah lingkungannya. Mereka bahkan menawarkan subsidi bagi warga yang bersedia memasang atap hijau dan panel surya di rumahnya. Otoritas setempat menyarankan waktu terbaik untuk mengubah atap rumah konvensional mereka menjadi atap hijau adalah ketika atap yang lama sudah lapuk. Untuk bisa mendapatkan subsidi, luas atap harus melebihi 20 meter persegi.*