Hidayatullah.com– Korban banjir di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), masih membutuhkan banyak bantuan mendesak.
Hal yang mendesak dibantu saat ini meliputi suplai kebutuhan dasar dapur umum seperti beras, lauk pauk, minyak goreng, bumbu-bumbu, lalu genset, mesin steam, terpal, air mineral, dan air bersih.
Untuk keperluan pengungsi korban banjir, terdapat kebutuhan mendesak lainnya, seperti pembalut wanita, susu bayi, popok bayi, selimut, terpal, sarung, ember, perlengkapan mandi, makanan siap saji, dan makanan ringan untuk anak-anak.
“Itulah kebutuhan mendesak untuk saat ini. Karena semua masih relatif lumpuh,” tegas terang Korlap Relawan BMH-SAR Hidayatullah dan Pos Dai, Murdianto, di lokasi pengungsian di Kecamatan Asera, Konawe Utara, Sabtu (15/06/2019).
Banyak kendala ditemui relawan dalam upaya membantu masyarakat korban banjir besar di Konawe Utara.
Hal ini karena dampak banjir yang ditimbulkan sangat kompleks. Misalnya, akses jalan terputus, terjadinya genangan di banyak titik, serta biaya ke Konawe Utara dari Kendari terbilang cukup besar. “Terlebih di titik-titik dimana mobil harus menyeberangi sungai dengan rakit,” jelasnya.
Tempo hari, relawan Hidayatullah harus merogok kocek sedikitnya Rp 300.000 untuk menyeberangkan satu unit mobil mereka lewat rakit, sebab jembatan terendam air dan tak bisa dilalui.
Baca: Jembatan Kebanjiran, Mobil Relawan Naik Rakit Seberangi Sungai ke Konut
Sampai hari ini masyarakat masih terkonsentrasi di titik-titik pengungsian.
“Situasinya berat, selain masih ada rasa takut, genangan juga, mereka sebagian besar juga tidak mungkin kembali, karena rumah tempat tinggal mereka telah diseret arus banjir,” imbuh Murdianto.
Menariknya, selain relawan para pria dari luar Sulawesi, banyak emak-emak yang turut jadi relawan. Relawan dapur umum dari Guru-Guru SMAN 1 Asera setiap hari belakangan ini berjibaku membantu tugas relawan dan warga di pengungsian.
Dalam pengamatan pada Jumat (14/06/2019), relawan mengungkapkan, pada pengungsian di Desa Alaa Wanggudu, Kecamatan Asera, Konawe Utara, terdapat total 68 KK dan sebanyak 228 jiwa pengungsi. Selebihnya menumpang di tempat keluarga masing-masing.
Kemarin pun tim melakukan distribusi bantuan dan pembersihan Masjid Al Kubro, Desa Laronanga, Kecamatan Adowia.
Baca: Relawan FPI & Hidayatullah Bersihkan Masjid Terendam Banjir di Konawe Utara
“Alhamdulillah, relawan kemarin berhasil mengirimkaan makanan siap saji ke Desa Longeo, Kecamatan Asera. Kemudian mengantar makanan siap saji ke Alaa Wanggudu, Kecamatan Asera,” jelasnya.
Tim kemudian mengantarkan logistik ke dapur umum berupa beras 100 kg dan mi instan 3 dus.
Relawan hingga saat ini terus mengajak masyarakat untuk berpartisipasi membantu saudara-saudara yang tertimpa musibah di Konawe Utara. Laznas Baitul Maal Hidayatullah terus membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi meringankan beban korban banjir.* Herim