Hidayatullah.com- Situasi sulit karena wabah global Covid-19 meliputi siapapun dan dimanapun. Sebuah kondisi yang terasa berat, terutama dari perspektif ekonomi.
Namun, untuk menang menghadapi pandemi ini, umat Islam harus kembali pada kekuatan iman kepada Allah.
“Saat situasi sulit, berat, ujian dimana-mana, maka inilah saatnya kita melapangkan hati, melapangkan dada dengan sabar, ikhtiar dan munajat kepada Allah. Gunakan 5 hari tersisa di Ramadhan ini untuk taqarub, bekerja keras dan ibadah semaksimal mungkin,” terang Ketua Umum DPP Hidayatullah Dr Nashirul Haq kala mengisi taushiyah online untuk segenap amil BMH Jabodebek, Senin (18/05/2020).
Pria yang kerap disapa UNH itu pun mendorong agar umat Islam mengerahkan segenap potensi kebaikan di sisa Ramadhan ini.
“Kerahkan semua potensi dalam 5 hari ini. Kita tidak tahu apa Lailatul Qadr sudah turun, tapi tekadkan, sebab jika dapat Lailatul Qadr kita bisa mendapatkan sesuatu yang berkualitas, yang melebihi 25 hari yang telah lewat di Ramadhan ini. Bahkan Allah ganjar dengan kebaikan yang jauh lebih baik dari 1.000 bulan,” imbuhnya.
Terakhir, UNH mengingatkan bahwa setelah kesulitan akan ada kemudahan.
“Kita yakin bahwa di setiap kesulitan dan kesempitan yang kita hadapi, pasti ada jalan keluar, pasti ada kemudahan yang Allah berikan. Hanya saja ini ditentukan oleh kondisi ruhiyah kita. Mari kuatkan ikhtiar, mujahadah, ibadah, dan munajat kepada-Nya,” tutupnya.*