Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Sembunyikan Investasi $32 Miliar Gereja Mormon Didenda

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Februari 2023 15:48 3:48 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Februari 2023 15:48
Bagikan
Salah satu Gereja Mormon di Utah, Amerika Serikat.
Bagikan

Hidayatullah.com– Gereja Mormon, yang resminya bernama Church of Jesus Christ of Latter-day Saints (LDS), dan firma investasinya dikenai denda $5 juta terkait kepemilikan saham dalam jumlah besar yang disembunyikannya.

LDS dan firma investasinya, Ensign Peak Advisers, menggunakan “shell company” untuk menyembunyikan portofolio saham senilai $32 miliar, kata US Securities and Exchange Commission seperti dilansir BBC Rabu (22/2/2023).

Ensign Peak akan diminta membayar denda $4 juta dan Gereja Mormon $1 juta.

Keduanya membantah melakukan kesalahan.

“Kami menuduh bahwa manajer investasi gereja LDS, dengan sepengetahuan gereja, berusaha keras untuk menghindari pengungkapan investasi gereja, tidak memberikan kepada komisi dan investor publik informasi pasar yang akurat,” kata Gurbir Grewal, direktur divisi penegakan SEC, dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Komisi pengawas pasar finansial itu mengatakan Gereja Mormon dan Ensign Peak menggunakan perusahaan-perusahaan cangkang untuk menyembunyikan investasi yang terus tumbuh dalam bentuk saham, yang telah mencapai lebih dari $30 miliar pada tahun 2018, dengan alasan khawatir hal itu dapat menyebabkan publisitas negatif. 

Pengumuman SEC tersebut memberikan pengetahuan langka tentang bagaimana Ensign Peak mengembangkan sekaligus menyembunyikan sebagian besar investasi Gereja Mormon.

Gereja yang dilahirkan di Amerika Serikat itu memiliki lebih dari 16 juta anggota di lebih dari 30.000 kongregasi di 160 negara di dunia.

Ensign Peak merupakan firma berbasis di Salt Lake City yang didirikan oleh LDS pada 1997. Ensign Peak diperkirakan mengelola total setidaknya $100 miliar atas nama Gereja Mormon.

Menurut pihak regulator, firma itu telah membuat 13 perusahaan cangkang dengan lokasi yang tersebar di seluruh penjuru Amerika Serikat.

Perusahaan cangkang (shell company) adalah perusahaan yang hanya ada di atas kertas tidak memiliki kantor maupun karyawan dan tidak memiliki aktivitas bisnis apapun. Jenis perusahaan ini dapat digunakan untuk menyamarkan kepemilikan usaha dari regulator atau publik. Tujuan pembuatannya, mulai dari sekedar menyembunyikan aset sampai untuk menghindari pajak atau alat pencucian uang.

Antara 1997 dan 2019 perusahaan cangkang, bukannya Ensign Peak, yang mengajukan laporan investasi triwulanan Gereja Mormon kepada SEC, kata pihak regulator.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatGereja Mormonperusahaan cangkang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inspirasi Jihad Dakwah Dan Fatwa Kontemporer
Tulisan selanjutnya captagon arab saudi Hamas Sita 50 Ribu Pil Narkoba Captagon, Diduga Dipasok Zionis Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Berita
28 Agustus 2026 09:20
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?