Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Remaja Amerika Serikat Bunuh Ibu-Bapak untuk Modal Bunuh Donald Trump

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 April 2025 05:56 5:56 am
Ama Farah
Dipublikasikan 14 April 2025 05:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang remaja pelajar sekolah menengah atas dari Wisconsin, Amerika Serikat, membunuh ibu dan bapaknya demi mendapatkan modal untuk membunuh Presiden Donald Trump, kata FBI.

Nikita Casap, 17, dikenai tuduhan menghilangkan nyawa ibunya, Tatiana Casap, 35, dan bapak tirinya Donald Mayer, 51, yang ditemukan tewas di rumah mereka pada 28 Februari.

Hasil penggeledahan terbaru menunjukkan bahwa ponsel tersangka berisi material berkaitan dengan sebuah kelompok neo-Nazi bernama Order of Nine Angles beserta puji-pujian untuk Adolf Hitler.

Penyidik juga menemukan tulisan-tulisan anti-Semit yang di dalamnya dipaparkan tentang rencana pembunuhan Trump sebagai bagian dari upaya penggulingan pemerintahannya, menurut dokumen pengadilan seperti dilansir BBC Ahad (13/4/2025).

Remaja lelaki itu dijerat pasal pembunuhan disengaja tingkat satu dan tujuh dakwaan pidana lain, termasuk menyembunyikan mayat dan pencurian identitas.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Ibu dan bapaknya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa ketika aparat setempat mengunjungi rumah mereka di desa Waukesha, dekat Milwaukee, setelah remaja itu tidak hadir di sekolah selama dua pekan.

Donald Mayer tewas akibat satu luka tembak, sementara Tatiana Casap tewas akibat luka tembak lebih dari satu pada atau sekitar tanggal 11 Februari, menurut berkas kasus tersebut.

Di hari kedua mayat korban ditemukan, tersangka diberhentikan di tengah jalan oleh polisi di negara bagian Kansas saat mengendarai mobil Volkswagen Atlas keluaran 2018 milik Donald Mayer, kata pihak penyidik.

Di dalam kendaraan itu ditemukan pistol Smith & Wesson 0,357 milik Mayer, empat kartu kredit milik pasangan tersebut, sejumlah perhiasan berharga, brankas yang dibongkar dan mata uang senilai $14.000 yang sebagian besar terselip di dalam Alkitab, menurut berkas perkara.

Sejumlah tulisan yang ditemukan petugas menunjukkan pandangan supremasi kulit putih yang dianut tersangka dan seruan untuk dilakukannya pembunuhan terhadap Trump sebagai awal dari revolusi politik, menurut penjelasan dari surat penggeledahan.

Kedua pembunuhan itu tampaknya dilakukan demi mendapatkan modal finansial yang dibutuhkan pelaku untuk melancarkan rencananya, kata pihak penyidik.

Dokumen pengadilan menduga tersangka berbicara dengan orang-orang di Rusia perihal rencana pembunuhan ibu dan bapaknya.

Pihak berwenang mengatakan remaja itu membayar biaya pembelian sebuah drone dan bahan peledak yang akan dipergunakan dalam sebuah serangan dan dia memiliki rencana untuk melarikan diri ke Ukraina.

“Dia berhubungan dengan pihak-pihak lain untuk membahas rencananya untuk membunuh presiden dan menggulingkan pemerintah Amerika Serikat,” menurut laporan hasil penyelidikan.

Remaja itu dijadwalkan akan dihadirkan pada sidang pendahuluan pada tanggal 9 April. Dia belum mengajukan sikap atas dakwaan tersebut, mengaku bersalah atau tidak bersalah.

Dia selanjutnya akan dihadirkan pada 7 Mei dalam sidang pembacaan dakwaan, di mana dia secara resmi akan dikenai sejumlah dakwaan, menurut Waukesha County Court.

Saat ini remaja itu ditempatkan di dalam tahanan dan dimungkinkan untuk keluar dengan jaminan uang $1 juta.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatDonald TrumpNikita Casap
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Di ICJ Sudan Bilang UEA Punya Andil dalam Genosida di Darfur
Tulisan selanjutnya Pemberatasan Miras di Kota Papua Perlu Format yang Baik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
BeritaIptekes

Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Berita Iptekes
27 Agustus 2026 23:34
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?