Hidayatullah.com—Organisasi negara-negara di benua Afrika, Uni Afrika, membekukan keanggotaan Mesir dari seluruh aktivitas organisasi, menyusul kudeta yang dilakukan oleh militer terhadap pemerintahan Presiden Muhammad Mursy, kata salah seorang pejabat seniornya dilansir Aljazeera Jumat (5/7/2013).
Keputusan diambil oleh organisasi beranggotakan 54 negara tersebut saat berlangsungnya aksi unjuk rasa pendukung Mursy di ibukota Kairo.
“Sebagaimana yang diamanahkan oleh instrumen-instrumen UA terkait, Dewan Perdamaian dan Keamanan Uni Afrika memutuskan untuk menangguhkan sementara partisipasi Mesir dalam kegiatan-kegiatan AU sampai dikembalikannya ketertiban konstitusional,” kata Admore Kambudzi, sekretaris Dewan Perdamaian dan Keamanan UA usai pertemuan hari Jumat ini.
Pembekuan keanggotan merupakan prosedur yang biasa dilakukan oleh Uni Afrika terhadap negara-negara anggotanya yang mengalami gejolak politik seperti kudeta yang terjadi di Mesir.
Mursy didepak dari jabatannya oleh militer pada hari Rabu (3/7/2013) menyusul aksi unjuk rasa massa menentang pemerintahannya.*