Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Lima Belas Warga Sipil Tewas dalam Serangan Etnis di Mali

Ahmad
Terakhir diupdate: 10 Desember 2018 12:47 12:47 pm
Ahmad
Dipublikasikan 10 Desember 2018 12:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Setidaknya 15 warga sipil dari komunitas Fulani tewas pekan lalu ketika seorang pria bersenjata dari kelompok etnis lain menyerang desa mereka di pusat Mali, menurut gubernur distrik pada hari Sabtu.

Kekerasan komunal di negara Afrika Barat telah membunuh ratusan warga sipil tahun ini.

Wilayah Mopti tengah Mali telah mengalami bentrokan etnis terburuk, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Gubernur Mopti, Sidi Alassane Toure mengatakan serangan terakhir terjadi pada hari Rabu.

Baca: AS: Krisis Mali Ancam Integritas Teritorial 

Toure mengatakan program perlucutan senjata yang diluncurkan pada November di wilayah utara akan diperluas untuk mengekang terorisme.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Program ini akan diluncurkan dalam waktu dekat dan kami berharap bahwa semua orang yang memiliki senjata akan meletakkan senjata mereka daripada terus melakukan terorisme,” katanya kepada stasiun radio lokal dikutip Reuters.

Sebelumnya, kelompok militan merebut gurun di Mali utara pada tahun 2012.

Baca:  Kelompok Ansar Dine Mengklaim Serang Pasukan PBB di Mali

Pasukan Prancis kemudia ikut mencampurkan tangan pada tahun berikutnya untuk merebut kekuasaan tetapi pejuang yang berhubungan dengan kelompok al-Qaeda dan ISIS  bergabung kembali.

Mereka telah menggunakan konflik etnis untuk merekrut anggota baru.

Serangan mereka yang sering terjadi di Mali dan negara-negara tetangga telah menyebabkan kegelisahan di antara kekuatan-kekuatan Barat.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:etniskekerasanmaliPBBserangansipil
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Persatuan Umat Islam Sedunia Bukan Utopia
Tulisan selanjutnya Wanita Saudi Diizinkan Bekerja di Kementerian Hukum

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Berita
31 Agustus 2026 21:23
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?