Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Negaranya Digempur, Qadhafi Masih Asik Main Catur

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 14 Juni 2011 09:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Entah apa yang ada di benak pemimpin Libya, Moammar Qadhafi. Meski negaranya sedang dikeroyok Barat, ia masih bisa main catur. Senin (13/06/2011) kemarin, televisi pemerintah memperlihatkan rekaman Qadhafi asyik bermain catur dengan kepala Persatuan Catur Dunia (FIDE) saat pertempuran antara pasukan pendukungnya dengan pemberontak berkecamuk di banyak medan, 
Tayangan menunjukkan Qadhafi dengan ketua FIDE Kirsan Ilyumzhinov tersebut ditonton Muhammad, putra sulung pemimpin Libya itu. Qadhafi, yang terakhir terlihat di depan umum ketika ditampilkan di televisi menyambut Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma di Tripoli pada 30 Mei, mengenakan jubah cokelat dan kacamata hitam.

Televisi itu tidak menyebut tempat pertandingan catur. Tapi Ilyumzhinov mengatakan bahwa ia bermain catur melawan Qadhafi di Tripoli Ahad (12/06/2011), di sebuah tempat yang dirahasiakan.

“Pertemuan itu berlangsung sekitar dua jam. Kami bermain catur dengan Qadhafi,” kata Ilyumzhinov.

Ilyumzhinov memainkan catur dengan Gaddafi sambil membahas konflik Libya.
Ilyumzhinov mengutip Qadhafi yang mengatakan tidak berniat meninggalkan Libya. Permainan catur berakhir dengan seri, ujar Ilyumzhinov.

“Ini suatu kehormatan besar bagi saya berada di sini, untuk melihat bahwa Anda terlihat sangat baik dan sehat, karena banyak orang mungkin memiliki informasi yang salah …,” ujar Ilyumzhinov kepada pemimpin Libya itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pertandingan catur itu terjadi saat pertempuran antara pasukan Qadhafi dengan pemberontak berkecamuk di Libya, dengan korban dilaporkan jatuh di Zintan.

Penguasa menyatakan telah melumpuhkan perlawanan di Zawiyah di barat ibu kota negara tersebut.

Sementara itu, di tempat berbeda, pemerintah Jerman telah mengakui pemberontak sebagai perwakilan sah bangsa Libya. Pengakuan ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Jerman Guido Westerwelle saat berkunjung ke Benghazi, Libya.

Dengan pengakuan ini berarti tambah pula intervensi negara Eropa atas Libya. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jangan Pandang Sebelah Mata “Kekasih” Nabi
Tulisan selanjutnya Negeri Mafia dan Para Don

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Terbaru

  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?