Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PRT Indonesia Disidang di Dubai karena Membunuh Bayinya Hasil Zina

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 November 2015 11:21 11:21 am
Ama Farah
Dipublikasikan 23 November 2015 11:21
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang wanita pembantu rumah tangga (PRT) asal Indonesia, yang dituduh membunuh secara terencanya bayinya yang baru lahir dari hasil hubungan gelap, hari Sabtu (21/11/2015) di persidangan mengatakan bahwa dia membuang anaknya ke tempat sampah karena dia tidak menginginkan bayi laki-laki itu.

“Saya tidak bermaksud membunuh bayi itu, hanya saja saya tidak menginginkannya,” dalih pembantu rumah tangga itu yang berinisial SS, ketika dia membantah dakwaan sengaja membunuh bayinya, di Pengadilan Tingkat I Dubai.

Terdakwa memiliki hubungan gelap dengan seorang pria Asia dan hamil pada tahun 2014. Setelah gagal melakukan aborsi, SS melahirkan bayi itu. Dia kemudian mengeyahkan bayinya dengan cara membungkusnya dengan selimut dan memasukkan bayi malang tersebut ke dalam kantong sampah, lalu dibuang pada Februari 2015.

Dilansir Gulf News hari Ahad (22/11/2015), catatan pengadilan menyebutkan dua orang petugas kebersihan menemukan bayi itu di tempat pembuangan sampah. Ketika ditemukan si bayi masih bernapas. Kedua petugas kebersihan itu kemudian menghubungi polisi di daerah Al-Barsha.

Jaksa menuding PRT Indonesia itu melakukan pembunuhan terencana atas bayinya hasil hubungan di luar nikah, dengan cara membungkusnya dengan selimut, memukulinya, lalu membuangnya di tong sampah. Wanita itu juga dituduh melakukan perzinahan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Mengapa kamu membunuh bayi itu?” tanya hakim Fahd Al-Shamsi kepada terdakwa di persidangan.

“Setelah saya melahirkan bayi itu, saya membungkusnya dengan kain, lalu memasukkannya ke dalam kantong sampah dan melemparnya ke tong sampah. Saya tidak bermaksud membunuhnya … Saya hanya tidak menginginkannya,” kata wanita PRT asal Indonesia berusia 31 tahun itu dalam pengakuannya.

“Mengapa kamu melakukan hal itu? Kamu bermaksud membunuhnya atau kamu tidak menginginkannya?” tanya hakim lagi.

“Saya tidak menginginkannya,” jawab SS dalam bahasa Arab yang tidak bagus.

Dalam dakwaan jaksa disebutkan bahwa terdakwa sudah merencakan terlebih dahulu untuk mengenyahkan bayinya begitu dilahirkan.

Pemeriksaan tim forensik dari Kepolisian Dubai menunjukkan bahwa bayi itu meninggal karena dibunuh, bukan karena penyebab alami.

Salah seorang dari dua petugas kebersihan asal India yang menemukan bayi itu mengatakan kepada jaksa bahwa dia dan rekannya mendengar suara rintihan saat mengosongkan tong sampah pada pukul 11:30 malam.

“Awalnya kami mengira itu adalah kucing yang terluka … kemudian ketika kami menyingkirkan kantong pembungkusnya, kami menemukan bayi itu yang masih bernapas. Kami langsung menghubungi polisi,” kata orang tersebut.

Seorang letnan polisi memberikan kesaksian bahwa dalam pemeriksaan awal terungkap SS membuang bayi tersebut.

“Sebuah mobil ambulan bergegas membawa bayi baru lahir itu ke rumah sakit, di mana dia meninggal tak lama setelah tiba di sana. SS kemudian ditahan, dan ketika ditanyai wanita itu mengaku hamil setelah melakukan hubungan di luar nikah dengan seorang pria Asia di sebuah flat tempat tinggal laki-laki tersebut di kawasan Satwa. Wanita itu diduga pertama menenggak minuman berenergi ditambah Panadol dalam upayanya untuk menyingkirkan (menggugurkan, red) bayi itu tetapi gagal. Dia kemudian melahirkan bayi tersebut di kamar mandi di rumah majikannya asal Saudi. SS juga mengaku bahwa tali pusarnya terlepas sendiri … lalu dia membungkus bayi laki-laki itu dan memukulinya sebelum memasukkannya ke dalam sebuah kantong, lalu melemparkannya ke dalam tong sampah,” papar petugas kepolisian tersebut seperti dikutip Gulf News.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ujub Mengantarkan Mengikuti Hawa Nafsu (2)
Tulisan selanjutnya Syeikh Hamid, Musnid Indonesia pengganti Syeikh Yasin Wafat di Makkah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?