Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

LPAI Jadikan Perlindungan Anak Tolok Ukur Utama Kinerja Jokowi-JK

Ahmad
Terakhir diupdate: 28 November 2016 07:48 7:48 am
Ahmad
Dipublikasikan 28 November 2016 07:45
Bagikan
[Ilustrasi] Anak-anak SD.
Bagikan

Hidayatullah.com– Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Indonesia menilai, masifnya kejahatan terhadap anak yang seakan tidak tertanggulangi, menjadi tolok ukur utama kinerja Presiden-Wakil Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla.

“LPA Indonesia menjadikan perlindungan anak sebagai tolok ukur utama kinerja Pemerintahan Jokowi-JK dan Polri. Keberhasilan perlindungan anak adalah harga mati,” ujar Ketua Harian LPA Indonesia Henny Rusmiati.

Ia menyampaikan itu dalam keterangan persnya kepada hidayatullah.com di Jakarta belum lama ini.

Ini Pandangan LPA Indonesia dalam Menakar Keberhasilan Perlindungan Anak

Oleh karena itu, pihaknya mendesak Pemerintah untuk di antaranya mempercepat finalisasi aturan turunan undang-undang (UU) terkait pemberatan sanksi bagi pelaku kejahatan terhadap anak.

“Juga lebih serius lagi merumuskan ketentuan terkait restitusi bagi anak-anak yang menjadi korban kejahatan,” ujar Henny.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Selain itu, sambungnya, perlunya Pemerintah mengadakan basis data tentang terpidana kejahatan seksual terhadap anak.

Basis data tersebut, kata dia, harus bersifat terbuka, sehingga dapat diakses publik guna menumbuhkan resiliensi mereka.

Tingkatkan Perlindungan Anak, LPA: Kita Butuh Basis Data

LPA Indonesia juga mendorong Pemerintah untuk membuat public notice (pemberitahuan publik. Red) tentang terpidana predator seksual yang akan mengakhiri masa pemidanaan mereka.

“Sekaligus, memantau secara seksama keberadaan para residivis predator seksual yang telah kembali ke tengah masyarakat. Sesuai riset, potensi mereka mengulangi perbuatan sangat tinggi,” jelasnya.

Komitmen Komnas Perempuan dalam Perlindungan Anak Dipertanyakan

Termasuk, tandasnya, memberdayakan unit-unit terdekat dengan masyarakat seperti PKK, Posyandu, mimbar agama, dan lainnya sebagai gugus edukasi masyarakat.

Dalam rangka, kata dia, menciptakan komunitas yang sungguh-sungguh peduli perlindungan anak dan melek hukum.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anak indonesiaHenny RusmiatiJKJokowiKejahatan SeksualKetua Harian LPA IndonesiaKinerja Jokowi-JKLembaga Perlindungan Anak IndonesiaLPAIperlindungan anakpredator seksualPresiden Joko WidodoresidivisWakil Presiden Jusuf Kalla
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Parmusi Minta Organisasi Keagamaan di Indonesia Bersikap soal Rohingya
Tulisan selanjutnya uu ite direvisi Pengamat: Revisi UU ITE tanpa Mencabut Pasal Karet itu Konyol

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Berita
13 Juli 2026 15:40
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?